Dalam sebuah organisasi, lembaga maupun perusahaan dibutuhkan komunikasi antara atasan dan bawahan, antara sesama karyawan. Komunikasi diperlukan agar menumbuhkan kerja sama untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam komunikasi terdapat jaringan dan arah komunikasi. Jaringan komunikasi terbagi atas 2 yaitu : langsung dan tidak langsung (menggunakan perantara). kemudian arah komunikasi terbagi menjadi satu arah dan dua arah. Satu arah merupakan seseorang berbicara dan yang lain mendengar. Pada komunikasi satu arah dibutuhkan perencanaan yang matang, keteraturan sistematis. Sedangkan komunikasi dua arah seseorang berbicara dan orang lain yang mendengar dapat memberikan tanggapan atau membalas pembicaraan tersebut. Saya mengambil perusahaan CV Berkat Usaha untuk dapat menjadi bahan ulasan karena perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur cukup maju, ini dapat terlihat dari pendistribusian yang sudah mencapai luar provinsi. Bagaimana jaringan dan arah komunikasi antara bawahan dan atasan pada perusahaan ini? Pada perusahaan ini terdapat tingkatan jabatan yaitu dari buruh (pekerja kasar), superviser, manager dan direktur. Untuk langsung atau tidak langsung jaringan komunikasi pada perusahaan ini tergantung dari jabatannya. Buruh tidak dapat langsung berkomunikasi dengan direktur dan manager. tapi dia dapat langsung berkomunikasi dengan supervisinya. Superviser tidak dapat langsung berkomunikasi dengan direktur, dia hanya dapat berkomunikasi langsung dengan manager. Sedangkan manager dapat langsung berkomunikasi dengan direktur
Untuk arah komunikasi pada perusahaan ini lebih banyak menggunakan arah komunikasi satu arah, yaitu bawahan mendengar perintah atasan dan mengerjakan tugasnya. Tetapi pada situasi tertentu komunikasi 2 arah dilakukan tetapi jarang. Salah satu pegawai yang diwawancarai menyatakan bahwa suatu perusahaan akan kurang efektif apabila lebih banyak menggunakan komunikasi satu arah karena tidak dapat menyalurkan aspirasi, ide dari bawahan.
a. Peran pemimpin / atasan ada 2 cara pokok untuk meningkatkan motivasi kerja, yaitu bersikap keras dan memberi tujuan yang bermakna. • Bersikap keras Dengan memaksa tenaga kerja untuk bekerja keras atau dengan memberikan ancaman, maka tenaga kerja, kalau tidak dapat menghindarkan diri dari situasi yang mengancam tersebut akan bekerja keras. Misalnya atasan ingin menegakkan disiplin kerja sehingga menuntut bawahanya datang tepat pada waktunya dan tampak selama berjam-jam kerja terus melaksanakan tugas mereka sampai berakhirnya jam kerja mereka, serta mengancam akan menghukum mereka yang sekian kali tidak datang tepat pada waktunya, atau yang tampak malas pada pekerjaannya. Jika bawahan merasa tidak dapat keluar dari perusahaanya (karena banyak pengangguran yang sulit mendapat pekerjaan), maka ia akan berusaha agar selalu datang tepat pada waktunya dan akan tampak bekerja selama jam-jam kerja. Tenaga kerja menghadapi beberapa alternative kegiatan, semuanya kecuali satu, dihayati sebagai negative (ancaman hukuman), karena itu ia akan memilih alternative kegiatan yang paling kecil nilai negatifnya (bekerja tepat pada waktunya) Gaya kepemimpinan yang lebih berorientasi pada tugas (teori kepemimpinan Fielder skor LPC rendah, teori kepemimpinan situasi-gaya telling) menggunakan model ini untuk memotivasi tenaga kerja. Bila tenaga kerja mengharkat tinggi nilai taat kepada atasan, maka ia akan melakukan pekerjaannya sebagai kewajiban dan tidak merasa dipaksa untuk bekerja dan untuk unjuk-kerjanya akan bagus. Jika tenaga kerja memberi harkat yang tinggi pada nilai kemadirian dan merasa telah memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaannya, maka ia akan merasakan pelaksanaan pekerjaannya sebagai satu paksaan. • Memberi tujuan yang bermakna Bersama-sama dengan tenaga kerja yang bersangkutan ditemukan tujuan-tujuan yang bermakna, sesuai dengan kemampuannya, yang dapat dicapai melalui prestasi kerjanya yang tinggi. Misalnya tenaga kerja mengharapkan mampu mencicil rumah untuk dirinya setelah bekerja lima tahun pada perusahaan. Cicilan setiap bulannya tidak memberatkannya dan akan selesai dala 10 tahun Jika kebijakan perusahaan meungkinkan maka ia akan bekerja dengan motivasi kerja yang tinggi Tenaga kerja menghadapi banyak alternative kegiatan yang mempunyai daya tarik yang sama, kecuali satu. Daya tarik alternative kegiatan ini sangat besar (tanda positif yang besar). Ia akan memutuskan untuk melakukan kegiatan ini (berusaha untuk mencapai prestasi kerja yang baik, bermotivasi tinggi).pada umumnya sasaran tenaga kerja yang ingin dicapai dengan bekerja pada suatu perusahaan berjumlah lebih dari satu. Atasan perlu mengenali sasaran-sasaran yang bernilai tinggi dari bawahannya agar dapat membantu bawahan untuk mencapainya dan dengan demikian atasan memotivasi bawahannya. Model ini digunakan dalam gaya kepemimpinan situasional- selling dan participating juga dalam kepemimpinan transformasional dan transaksional.
b. Peran diri sendiri Orang-orang dari tipe X dari teori Mc Gregror, memiliki motivasi kerja yang bercorak reaktif. Mereka memerlukan orang lain untuk mendorong mereka, ‘memaksa mereka untuk bekerja. System nilai pribadi (personal value system) mereka memprioritaskan kegiatan-kegiatan laim dalam kehidupan. Bekerja dipandang sebagai satu kegiatan yang harus dilakukan agar memperoleh gaji untuk membiayai hidup. Misalnya penyadap karet yang bekerja selama satu minggu. Setelah mendapat upah mingguannya, minggu berikutnya ia tidak bekerja dan melakukan kegiatan-kegiatan lain. Jika uangnya habis, ia akan masuk kerja lagi. System nilai yang perlu diubah. Nilai ‘bekerja adalah mulia’, ‘bekerja adalah ibadah’, ‘hasil kerja yang bermutu’ adalah nilai-nilai kerja yang perlu dimiliki setiap tenaga kerja. Tenaga kerja tipe x perlu diubah menjadi tenaga kerja tipe Y, yang memiliki motivasi kerja yang proaktif. Kepemimpinan tranformasional dan transaksional dapat membantu tenaga kerja menjadi tenaga kerja dengan motivasi kerja yang proaktif.
c. Peran organisasi Berbagai kebijakan dan peraturan perusahaan dapat menarik atau mendorong motivasi kerja seorang tenaga kerja. Gugus kendali mutu (GKM = quality cirkels) merupakan satu kebijakan yang dituangkan ke dalam berbagai peraturan yang mendasari kegiatan dan yang mengatur pertemuan pemecahan masalah dalam kelompok kecil, khususnya kelompok pekerja (operator). Persoalan yang dibahas ialah “apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah dan mutu produk yang dihasilkan oleh kelompok pekerja”. Gerakan Gugus Kendali Mutu berasal dari jepang yang dibawa masuk oleh orang Jepang yang bekerja dalam perusahaan patungan Jepang-Indonesia. Di Jepang motivsi pekerja di dorong keluar untuk melakukan kegiatan ini. GKM dilaksanakan di luar jam kerja dan bersifat sukarela. Banyak hasil dari GKM yang diterapkan dengan hasil baik di perusahaan. Di Indonesia kegiatan GKM dilakukan jugga di luar jam kerja, dengan perbedaan bahwa para pekerja yang mengikuti kegiatan GKM memperoleh upah kerj lembur (di Jepang tidak). Di Indonesia, GKM menarik keluar motivasi daripada para pekerja. Kebijakan lain yang berkaitan dengan motivasi kerja ialah kebijakan di bidang imbalan keuangan. Untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, pekerjaan menjual misalnya, selain gaji kepada tenaga kerj juga diberi tambahan penghasilan (insentif) yang besarnya ditetapkan dalam peraturan tersendiri.
Sumber : Munandar, Ashar Sunyoto. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta : UI press
Institute for system development (ISD) Indonesiamerupakan productivity management consultants yang melayani jasa konsultasi khusus untuk produktivitas perusahaan. ISD Indonesia juga memiliki program pendukung berupa training/pelatihan di bidang manajemen kualitas, lingkungan, keselamaan kerja, dan manajemen produksi/operasi, serta manajemen terapan lainnya. Kami merupakan satu-satunya lembaga konsultasi, dimana semua konsultan / tenaga ahli yang kami miliki telah berpengalaman selama lebih dari 15 tahun dengan spesifikasi bidang keahlian tertentu pada perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun multi-nasional. Selain konsultasi, ISD Indonesia juga memiliki program trainin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan anda.
ISD Indonesia memberikan biaya yang paling bersaing serta dapat membimbing perusahaan anda dalam program konsultasi dan menyelenggarakan training sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap klien. Dengan semua keunggulan tersebut, kami yakin mampu untuk meningkatkan produktifitas perusahaan anda.
VISI : Menjadi Management Consultant terpercaya di Indonesia
MISI:
1. membantu setiap industri/instansi dalam meningkatkan profit perusahaan dan efisien produksi
2. menyediakan jasa training dan konsultasi dengan biaya paling terjangkau.
PROFIL CV. ISD Indonesia
Telepon: 031-596 7623
Fax: 031-5991049 / 5967586
Postal Address: Virto building, Ruko Galaxy Bumi Permai J1 23A-25
·banyak permintaan akan produk anda, tetapi kapasitas produksi tidak memadai
·tingginya biaya produksi
·waktu pengirima barang / produk sering mengalami keterlambatan (tidak tepat waktu)
·sering terjadi mis-komunikasi antar departemen / divisi yang menangani produksi
maka kami mampu untuk
·meningkatka kapasitas produksi, baik melalui instalansi mesin, pelatihan tenaga kerja, maupun efisien sistem produksi
·menurunkan biaya produksi melalui efisiensi tenaga kerja, ataupun system manajemen produksi epat waktu
·meningkatkan ketepatan waktu pengiriman produk dengan penerapan system manajemen logistic dan distribusi yang terintegrasi
lingkup layanan konsultasi ISD Indonesia merupakan jasa konsultasi khusus ada peningkatan produktivitas perusahan dn telah kami kelompokan pada beberapa program berikut, sehingga diharapkan sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan anda. Program konsultasi kani antara lain :
a.efisien logistic & pergudangan : layanan ini cocok bagi perusahaan yang berkembang pesat dan berkeinginan untuk mengefisiensikan system pembelian, pergudangan dan distribusi perusahaan. Perusahaan yang berkembang pesat seringkali meningkatkan kapasitas produksi demi memenuhi permintaan pelanggan yang semakin bertambah banyak dan hal tersebut memicu perusahaan untuk menyediakan stok material dan produk yang lebih tinggi pula. Stock material yang tinggi juga aka memperbesar/menambah gudang yang digunakan untuk menampungnya. Penambahan gudang inilah yang menjadi titik tolak utama untuk di efisiensikan. Diharapkan, dengan penambahan kapasitas produksi perusahaan, tidak perlu untuk menambah/memperbesar kapasitas gudang
b.manajemen produksi dan maintenance : layanan ini cocok bagi perusahaan yang berkeinginan untuk mengefisiensikan system produksi serta maintenance perusahaan. Tidak efisiennya system produksi dan meaintenance ditandai dengan seringnya penggantian spare part pada mesin produksi. Selain itu, juga ditandai dengan tingginya variasi pada produk, baik berupa cacat, reject dan lain sejenisnya. Hal-hal tersebut di atas hanya akan menambah pengeluaran dana perusahaan secara berlebihan dan meminimalkan profit margin perusahaan. Diharapkan, dengan konsultasi yang kami berikan akan mampu memperkecil variasi produk dan menciptakan autonomous maintenance (perbaikan berkelanjutan) yang pada akhirnya dapat memperbesar profit margin perusahaan anda.
c.Rebuilding productivity system : konsultasi ini disarankan bagi industri dan manufaktur yang berniat mengefisiensikan sumber daya- sumber daya perusahaan, baik yang berupa tenaga kerja, mesin / peralatan produksi dan waktu produksi. Efisien yang terjadi, diharapkan tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi
d.Set up dan dokumentasi system manajemen Mutu ISO 9001, serta system manajemen lingkungan ISO 14001
Inhouse Training, merupakan program pelatihan yang dilaksanakan di lokasi perusahaan anda. Jumlah peserta maksimum yag disarankan 25 orang untuk tiap kelas. Inhouse training diperuntukkan bagi perusahaan yang berniat melaksanakan program training secara massal. Training tersebut dilaksanakan di lokasi perusahaan dengan maksud meminimalisir biaya dan menjaga agar perusahaan anda tetap dapat melaksanakan kegiatan rutin operasional seperti hari-hari biasanya.
Public Training merupakan program training dengan jumlah peserta maksimal 15 orang untuk tiap kelas, dimana program ini merupakan kegiatan regular ISD Indonesia sejak tahun 2005
TENAGA AHLI
DR. Ir Lalak Indiyono, M.Eng
Pengalaman
18 tahun total pengalaman sebagai praktisi dan konsultan dalam bidang manajemen produktivias, manajemen mutu dan manajemen LK3
Berkarir di PT. Boma Bisma Indra dan terakhir menjabat sebagai asisten direktur utama
Pernah menjabat sebagai engineering manager untuk proyek waste management di CALTEX
Pernah menjabat sebagai manager proyek pada beberapa proyek yang terkait dengan bidang permesinan
Peneliti pada beberapa riset BPPt terkait dengan permesinan
Dosen luat biasa untuk program S2 di Universitas Brawijaya Malang
Dosen dan ketua jurusan salah satu program S1 di Universitas 45, Surabaya
Latar belakang pendidikan
·Memperoleh gelar sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
·Memperoleh gelar magister teknik mesin dari kagoshima university, Jepang
·Memperoleh gelar doctor teknik mesin dari kagoshima university, Jepang
Ir. Mahendra Wirawan, M.Eng
Pengalaman
·17 tahun total pengalaman dalam bidang manajemen produksi dan operasi
·Saat ini masih menjabat sebagai technical manager pada salah satu perusahaan shipping terkemuka di Indonesia
·Pernah menjabat sebagai Head of Production Planning & Control di PT. Matsushita Lightning Indonesia (Panasonic) selama 2 tahun
·Pernah menjabat sebagai Head ofManufacturing Operation Control di PT. Matsushita Lightning Indonesia (Panasonic) selama 4 tahun
·Pernah menjabat sebagai Assistant General Manager di PT. Boma Bisma Indra, Pasuruan
·Pernah meniti karir di PT Meiji Indonesia
·Melakukan riset dalam bidang teknik mesin dengan BATAN selama kurun waktu 4 tahun (1998-2003)
·Dosen tamu di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)
Latar belakang pendidikan
·Memperoleh gelar insinyur di bidang teknik mesin dari Universitas Brawijaya, Malang
·Memperoleh gelar magister di bidang teknik mesin dari NagaokaUniversity, Jepang
saya mengambil company profile dari CV ISD Indonesia ini karena jasa konsultasi yang ditawarkan oleh company ini sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan profit dan produktivitas perusahaan. Dengan konsultan yang berpengalaman dan memiliki keahlian dalam bidangnya, program pendukung seperti training/pelatihan dan layanan konsultasi yang telah dikelompokkan dalam beberapa program sesuai dengan kebutuhan klien menunjukan profesionalitas yang tinggi dari company ini dalam memberikan pelayanan bagi pelanggannya. Pengelompokan program-program konsultasisangat menguntungkan pelanggan karena selain dapat menghemat biaya juga sesuai dengan kebutuhan sehingga “tepat sasaran” sesuai dengan apa yang pelanggan inginkan. Mereka pun mempunyai visi dan misi yang sangat realistis untuk dicapai. Jasa training dan konsultasi dengan biaya yang paling terjangkau menjadi nilai plus tersendiri.