Tuesday, May 31, 2011

Sertifikat

Nama : Cheryl Jocelyn Liow

Npm :10507039

Kelas : 4pa05


























Saturday, April 30, 2011

fungsi database dalam psikologi

Basis data (Database) adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan pemakai untuk keperluan organisasi.

Perbedaan File manajemen tradisional & File manajemen data base

File manajemen tradisional :
1. Program Oriented
2. Kaku
3. Kerangkapan data

File manajemen data base :
1. Data Oriented
2. Luwes
3. Tidak terjadi kerangkapan data

Kelemahan
File manajemen tradisional
1. Timbulnya data rangkap
2. Data tidak dapat digunakan secara bersama-sama
3. Kesukaran dalam mengakses data
4. Tidak fleksibel
5. Data tidak standart

File manajemen data base
1. Storage yang dibutuhkan dan ketidak konsistenan besar data
2. Dibutuhkan tenaga spesialis
3. Software mahal
4. Kerusakan pada data base dapat mempengaruhidepartemen lain yang terkait

Keuntungan file manajemen data base :
1. Tidak terjadi kerangkapan data
2. Data lebih konsisten
3. Data dapat digunakan bersama-sama
4. Data dapat distandarisasi
5. Keamanan data dapat terjamin
6. Integritas data terpelihara
7. Data independen

Fungsi data base untuk dunia psikologi:
1. Psikologi dalam bidang organisasi dan industri tidak pernah lepas dari istilah perekrutan karyawan baru. fungsi database sangat berperan dalam penyimpanan data calon karyawan baru disesuaikan dengan persyaratan kerja yang diajukan. System dibuat sedemikian rupa sehingga hasil outputnya akan keluar adalah pengkategorisasian memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat. Hal ini dapat mempermudah dalam perekrutan karyawan baru.

2. Dalam pemeriksaan tes psikologi diperlukan pula database management system yaitu dalam hal penyimpanan data diri testee atau klien terlebih jika dalam jumlah yang sangat banyak.

3. Tidak hanya data diri tetapi juga hasil pemeriksaan tes psikologi juga dapat dibuat data basenya. Dalam system dimasukan rumus-rumus, kunci jawaban yang diperlukan, norma-norma untuk penskoringan sesuai dengan tes psikologi yang digunakan.

Tuesday, March 29, 2011

dampak psikologis dari perkembangan teknologi

Akhir-akhir ini teknologi berkembang sangat pesat. Perkembangan teknologi dalam komunikasi lebih cepat berkembang dari pada teknologi yang lainnya. Dengan adanya teknologi canggih ini komunikasi menjadi lebih mudah antar satu dengan yang lainnya. Contohnya komunikasi antar kota, antar pulau bahkan antar Negara lebih mudah dan cepat. Tidak perlu lagi menggunakan surat yang harus menunggu berminggu-minggu untuk sampai kepada penerimanya, tapi dengan adanya message lewat handphone atau email segalanya lebih cepat dan mudah. Tak hanya itu saja jika ingin bertatap muka dengan kerabat yang jauh dapat pula menggunakan video call lewat jaringan internet. Banyak sekali manfaat dari kemajuan teknologi ini, misalnya urusan berbelanja, transaksi perbankan, transaksi pembayaran dll dapat mudah dan cepat dilakukan

Disamping itu, pesatnya kemajuan teknologi ini berdampak psikologis juga :

1. Kebanyakan orang menjadi lebih senang bersosialisasi di dunia maya dari pada di dunia nyata.

2. Karena sekarang ini sudah banyak game online. Maka anak-anak lebih senang bermain game online daripada bermain secara fisik dengan teman-temannya. Karena permainan game online sangat menarik dan membuat anak-anak ketagihan sehingga mereka tidak mau belajar dan bersosialisasi dengan teman-temannya.

3. Tingkat konsumerisme meningkat. Karena teknologi yang canggih itu adalah minat dari masyarakat. Karena pola pikir, “kalo punya hp atau laptop yang lebih canggih lebih mudah dalam berkomunikasi dan lebih keren” sehingga kebanyakan orang akan mencari teknologi yang lebih canggih. Ini menjadi keuntungan perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial.

4. Penyebaran berita yang lebih cepat, sehingga kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Contohnya saja yang baru-baru ini terjadi. Gempa dan tsunami di jepang, dikabarkan akan merambat sampai ke negara-negara lain seperti di Sulawesi, Indonesia. Penduduk di Sulawesi berbondong-bondong mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

5. Penipuan di dunia maya meningkat. Menggunakan label toko online dan menampilkan barang-barang dan jasa-jasa yang dijual tetapi sebenarnya sindikat penipuan di dunia maya. Banyak orang yang tertipu dan dirugikan karena hal tersebut. Hal ini mengakibatkan masyarakat kurang memercayai toko-toko online atau transaksi jual beli di dunia maya, padahal ada toko-toko online yang bersih dari sindikat penipuan.

Wednesday, February 23, 2011

SISDM (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia)

DEFINISI SISDM
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM/HRIS) merupakan sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/) .

SIM-SDM adalah prosedur sistematik untuk mengumpulkan, menyimpan, mempertahankan, menarik dan memvalidasi data yang dibutuhkan oleh organisasi tentang sumber daya manusia, aktivitas-aktivitas personalia dan karakteristik unit organisasi. SIM-SDM memungkinkan organisasi menyimpan data persediaan keahlian-keahlian (skill inventory) dan persediaan manajemen (management inventory) sesuai dengan kebutuhan SDM.

SIM-SDM juga didukung oleh hardware computer yang secara spesigik didesain untuk menyiman dan melakukan proses segala informasi sumber daya manusia. SIM-SDM dapat melakukan transaksi dengan mudah secara otomatis dapat melkukan tugas-tugas administrasi kepegawaian sehingga akan mengakibatkan efisiensi kerja (Marimin,dkk, 2005).

Menurut Marimin (2005) terdapat beberapa keuntungan Sistem Informasi SDM :
1. sistem teknologi informasi memungkinkan departemen SDM berperan aktif dalam perencanaan strategis organisasi
2. TI mengintegrasikan dan menyimpan semua informasi SDM dalam suatu database yang sebelumnya tersimpan di beberapa lokasi fisik yang terpisah. Oleh karena itu, dalam proses perencanaan, departemen SDM dapat mengambil perspektif global terhadap persediaan dan kebutuhan pengembangan SDM untuk selanjutnya diinterpretasikan dengan cara yang lebih efektif
3. SIM personalia memfasilitasi penyimpanan dan akses kecatatan kepegawaian yang vital bagi organisasi. Sebagai tambahan terhadap data internal, dengan fasilitas internet departemen SDM dapat mengambil manfaat dari akses langsung ke sumber data eksternal yang berisi informasi penting bagi penyusunan strategi SDM, seperti literature, data kependudukan, informasi praktik-praktik SDM yang dilakukan organisasi lain, dan aturan-aturan ketenagakerjaan/ kepegawaian
4. Perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia akan lebih terarah, lebih proporsional dan lebih obyektif. Informasi yang dihasilkan berdasarkan data yang diolah dengan berdasarkan pada aturan-aturan (rules) yang jelas dan transparan


Daftar pustaka
Marimin., Tanjung, Hendri., Prabowo, Haryo . (2005). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Grasindo
http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/